Produksi Garam PT Garam Capai 68.763 Ton Pekerja mengemas garam di salah satu gudang garam milik PT Garam di Kecamatan Pengarengan, Ka...
Produksi Garam PT Garam Capai 68.763 Ton

Pekerja mengemas garam di salah satu gudang garam milik PT Garam di Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, kemarin.
Selama Masa Produksi 2014
PANGARENGAN â" Hasil produksi garam di lahan milik PT Garam Persero yang berada di wilayah Sampang meningkat selama 2014. Diketahui, hasil produksi di lahan tambak yang terpusat di Kecamatan Pangarengan mencapai 68.763 ton.
Akan tetapi, hasil produksi yang melimpah diyakini tidak berpengaruh terhadap penghasilan perusahaan. Pasalnya, harga garam selama 2014 dinilai masih murah. Petugas Pengawas Gudang PT Garam di wilayah Sampang Imam Syafii saat di temui Jawa Pos Radar Madura di gudang penyimpanan garam menuturkan, produksi garam memang meningkat dari pada tahun sebelumnya.
âHarga garam tergantung pembeli dipasaran. Walaupun ada banyak pembeli, namun ketika harga garam murah warga tidak menjual garamnya,â paparnya.
Kepala Bagian Penggaraman Sampang Rofii menuturkan, produksi garam di wilayah Sampang meningkat hingga mencapai 68.763 ton. Sementara terkait harga dan daya serap garam selama 2014 pihaknya enggan membeberkan. âKualitas garam yang sudah masuk ke gudang ini berkualitas premium. Namun, kualitas garam K1 dan K2 itu masih termasuk garam rakyat,â katanya. (c18/dry)

Pekerja mengemas garam di salah satu gudang garam milik PT Garam di Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, kemarin.
PANGARENGAN â" Hasil produksi garam di lahan milik PT Garam Persero yang berada di wilayah Sampang meningkat selama 2014. Diketahui, hasil produksi di lahan tambak yang terpusat di Kecamatan Pangarengan mencapai 68.763 ton.
Akan tetapi, hasil produksi yang melimpah diyakini tidak berpengaruh terhadap penghasilan perusahaan. Pasalnya, harga garam selama 2014 dinilai masih murah. Petugas Pengawas Gudang PT Garam di wilayah Sampang Imam Syafii saat di temui Jawa Pos Radar Madura di gudang penyimpanan garam menuturkan, produksi garam memang meningkat dari pada tahun sebelumnya.
âHarga garam tergantung pembeli dipasaran. Walaupun ada banyak pembeli, namun ketika harga garam murah warga tidak menjual garamnya,â paparnya.
Kepala Bagian Penggaraman Sampang Rofii menuturkan, produksi garam di wilayah Sampang meningkat hingga mencapai 68.763 ton. Sementara terkait harga dan daya serap garam selama 2014 pihaknya enggan membeberkan. âKualitas garam yang sudah masuk ke gudang ini berkualitas premium. Namun, kualitas garam K1 dan K2 itu masih termasuk garam rakyat,â katanya. (c18/dry)